1. Jelaskan
tentang perkembangan jaringan komputer sebagai sarana yang digunakan dalam
proses telematika!
a. Periode
Rintisan
Memasuki tahun 1980-an, perubahan secara signifikan pun jauh
dari harapan. Walaupun demikian, selama satu dasawarsa, learn to use teknologi
informasi, telekomunikasi, multimedia, mulai dilakukan. Jaringan telpon,
saluran televisi nasional, stasiun radio nasional dan internasional, dan
komputer mulai dikenal di Indonesia, walaupun penggunanya masih terbatas.
Kemampuan ini dilatarbelakangi oleh kepemilikan satelit dan perekonomian yang
meningkat dengan diberikannya penghargaan tentang swasembada pangan dari
Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) kepada Indonesia pada tahun 1984.
Setahun sebelumnya di Amerika Serikat, tepatnya tanggal 1
Januari 1983, internet diluncurkan. Sejak ARPAnet (Advance Research Project
Agency) dan NSFnet (National Science Foundation) digabungkan, pertumbuhan
jaringan semakin banyak, dan pada pertengahan tahun, masyarakat mulai
memandangnya sebagai internet.
Penggunaan teknologi telematika oleh masyarakat Indonesia
masih terbatas. Sarana kirim pesan seperti yang sekarang dikenal sebagi email
dalam suatu group, dirintis pada tahun 1980-an. Mailinglist (milis) tertua di
Indonesia dibuat oleh Jhonny Moningka dan Jos Lukuhay, yang mengembangkan
perangkat "pesan" berbasis "unix", "ethernet",
pada tahun 1983, persis bersamaan dengan berdirinya internet sebagai protokol
resmi di Amerika Serikat. Pada tahun- tahun tersebut, istilah "unix",
"email", "PC", "modem",
"BBS","ethernet", masih merupakan kata-kata yang sangat
langka.
b. Periode
Pengenalan
Periode satu dasawarsa ini, tahun 1990-an, teknologi
telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mengenalnya. Jaringan radio
amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. hal
ini juga merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu, setelah dipinggirkan
dari panggung politik, yang kemudian disediakan wadah baru dan dikenal sebagai
Karang Taruna. Pada sisi lain, milis yang mulai digagas sejak tahun 1980-an,
terus berkembang.
Internet masuk ke Indonesia pada tahun 1994, dan milis
adalah salah satu bagian dari sebuah web. Penggunanya tidak terbatas pada
kalangan akademisi, akan tetapi sampai ke meja kantor. ISP (Internet Service
Provider) pertama di Indonesia adalah IPTEKnet, dan dalam tahun yang sama,
beroperasi ISP komersil pertama, yaitu INDOnet. Dua tahun keterbukaan informasi
ini, salah satu dampaknya adalah mendorong kesadaran politik dan usaha dagang.
Hal ini juga didukung dengan hadirnya televisi swasta nasional, seperti RCTI (Rajawali
Citra Televisi) dan SCTV (Surya Citra Televisi) pada tahun 1995-1996.
Teknologi telematika, seperti computer, internet, pager,
handphone, teleconference, siaran radio dan televise internasional - tv kabel
Indonesia, mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia. Periode pengenalan
telematika ini mengalami lonjakan pasca kerusuhan Mei 1998. Masa krisis ekonomi
ternyata menggairahkan telematika di Indonesia. Disaat keterbukaan yang diusung
gerakan moral reformasi, stasiun televisi yang syarat informasi seperti kantor
berita CNN dan BBC, yakni Metro Tv, hadir pada tahun 1998. Sementara itu,
kapasitas hardware mengalami peningkatan, ragam teknologi software terus
menghasilkan yang baru, dan juga dilanjutkan mulai bergairahnya usaha pelayanan
komunikasi (wartel), rentalcomputer, dan warnet (warung internet). Kebutuhan
informasi yang cepat dan gegap gempita dalam menyongsong tahun 2000, abad 21,
menarik banyak masyarakat Indonesia untuk tidak mengalami kesenjangan digital
(digital divide).
c. Periode
Aplikasi
Reformasi yang banyak disalah artikan, melahirkan gejala
yang serba bebas, seakan tanpa aturan. Pembajakan software, Hp illegal,
perkembangan teknologi computer, internet, dan alat komunikasi lainnya, dapat
dengan mudah diperoleh, bahkan dipinggir jalan atau kios-kios kecil. Tentunya,
dengan harga murah. Keterjangkauan secara financial yang ditawarkan, dan gairah
dunia digital di era millennium ini, bukan hanya mampu memperkenalkannya kepada
masyarakat luas, akan tetapi juga mulai dilaksanakan, diaplikasikan. Pada pihak
lain, semua itu dapat berlangsung lancar, dengan tersedianya sarana
transportasi, kota-kota yang saling terhubung, dan industri telematika dalam
negeri yang terus berkembang.
Awal era millennium inilah, pemerintah Indonesia serius
menaggapi perkembangan telematika dalam bentuk keputusan politik. Kebijakan
pengembangan yang sifatnya formal "top-down" direalisasikan dengan
dikeluarkannya Keputusan Presiden No. 50 Tahun 2000 tentang Tim Koordinasi
Telematika Indonesia (TKTI), dan Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2001 tentang
Pendayagunaan Telematika. Dalam bidang yang sama, khususnya terkait dengan
pengaturan dan pelaksanaan mengenai berbagai bidang usaha yang bergerak di
sektor telematika, diatur oleh Direktorat Jendral Aplikasi Telematika (Dirjen
Aptel) yang kedudukannya berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Menteri
Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia.
Selanjutnya, teknologi mobile phone begitu cepat
pertumbuhannya. Bukan hanya dimiliki oleh hampir seluruh lapisan masyarakat
Indonesia, fungsi yang ditawarkan terbilang canggih. Muatannya antara 1
Gigabyte, dapat berkoneksi dengan internet juga stasiun televisi, dan
teleconference melalui 3G. Teknologi computer demikian, kini hadir dengan skala
tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet
berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada café dan kampus tertentu,
internet dapat diakses dengan mudah, dan gratis. Terkait dengan hal tersebut,
Depkominfo mencatat bahwa sepanjang tahun 2007 yang lalu, Indonesia telah
mengalami pertumbuhan 48% persen terutama di sektor sellular yang mencapai 51%
dan FWA yang mencapai 78% dari tahun sebelumnya.
2. Jelaskan
tentang perkembangan teknologi wireless yang meliputi hardware, sistem operasi,
dan program aplikasi yang digunakan pada perangkat wireless!
a. Hardware yang
digunakan pada wireless
• Hardware
Access Point + plus
Perangkat standard yang digunakan untuk access point. Access
Point dapat berupa perangkat access point saja atau dengan dual fungsi sebagai
internal router.
• PCMCIA
Adapter
Alat ini dapat ditambahkan pada notebook dengan pada PCMCIA
slot. Model PCMCIA juga tersedia dengan tipe G atau double transmit.
• USB Wireless
Adaptor
Alat ini mengambil power 5V dari USB port. Untuk kemudahan
USB WIFI adapter dengan fleksibel ditempatkan bagi notebook dan PC.
• USB Add-on
PCI slot
Perangkat ini umumnya diberikan bersama paket mainboard
untuk melengkapi perangkat WIFI pada sebuah computer. Sama kemampuannya dengan
PCI card wireless network tetapi mengunakan jack USB internal pada mainboard
termasuk pemakaian power diambil dari cable tersebut.
• Mini PCI bus
adapter
PCImini bus adalah slot PCI yang disediakan pada notebook
dan pemakai dapat menambahkan perangkat seperti WIFI adaptor didalam sebuah
notebook.
• PCI card
wireless network
PCIcard Wireless network dapat juga berupa sebuah card WIFI
yang ditancapkan pada slot computer atau dengan mengambil power dari USB tetapi
dipasangkan pada PCI slot. Perangkat Wireless network dapat juga diaktifkan
menjadi Access point. Perangkat jenis PCI card dipasangkan permanen pada sebuah
desktop PC.
b. Program
aplikasi yang digunakan pada wireless
• Wireless
Wizard
Meningkatkan keandalan dan penggunaan dari setiap WiFi,
WiMAX, LTE, 3G atau jaringan data nirkabel.
• Easy wifi
radar
Untuk menemukan dan terhubung untuk membuka jalur akses
nirkabel dengan mouseclick tunggal. Terhubung ke hotspot gratis tanpa
kerumitan.
• Advanced
port scanner
Dapat memindai port sangat cepat, berisi deskripsi untuk
port umum, dan dapat melakukan scan pada rentang port yang telah ditentuk.
3. Jelaskan dan
gambarkan fitur layout telematika!
Pada dasarnya, fitur layout telematika terbagi 6 macam fitur
layanan antara lain :
a. Head Up
Display System
Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan
yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang
lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat
melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah
depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat
untuk kepentingan penerbangan militer, sekarang HUD telah digunakan pada
penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.
b. Tangible User
Interface
Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah antarmuka
dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan
fisik. Nama inisial Graspable User Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah
satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media
MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya untuk tangible UI
disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital
sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung.
c. Computer
Vision
Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan
dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi
berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan
buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat
dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera,
data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.
d. Browsing Audio
Data
Browsing Audio Data merupakan metode browsing jaringan yang
digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP
kamera. Jaringan video / audio metode browsing mencakupi langkah-langkah
sebagai berikut :
• Menjalankan
sebuah program aplikasi komputer lokal untuk mendapatkan kode
identifikasi yang disimpan dalam kamera IP
• Transmisi
untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS ( Dynamic Domain Name
Server) oleh program aplikasi
• Mendapatkan
kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan
IP kamera dan kontrol kamera IP melalui kamera IP pribadi
alamat dan alamat
server pribadi
• Compile ke
layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk
mendapatkan video / audio data yang ditangkap oleh kamera
IP, dimana server
layanan menangkap video / audio data melalui Internet.
e. Speech
Recognition
Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic
speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition).
Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi
tulisan (hebat, padahal kalo lagi di dikte sama dosen juga kita bisa ngubah
suara jadi tulisan). Istilah ‘voice recognition’ terkadang digunakan untuk
menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal dilatih untuk menjadi
pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk komputer pribadi,
oleh karena itu disana terdapat aspek dari pengenal pembicara, dimana digunakan
untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk mengenali lebih baik apa yang
orang itu bicarakan. Speech recognition merupakan istilah masukan yang berarti
dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.
f. Speech
Synthesis
Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.
Penggambaran Fitur
Layout Telematika
4. Jelaskan bagaimana cara pengamanan layanan
telematika dilihat dari aspek jaringan, baik yang menggunakan kabel maupun
tanpa kabel!
Cara pengamanan layanan telematika yang dilihat dari aspek
jaringan computer yang menggunakan kabel atau wireless itu ada 4 yaitu :
a. Layanan
Telematika di Informasi (information Service)
Pengertian layanan informasi adalah penyampaian berbagai
informasi kepada sasaran layanan agar individu dapat memanfaatkan informasi
tersebut demi kepentingan hidup dan perkembangannya. Informasi dapat disajikan
dalam berbagai format seperti: teks, gambar, audio, maupun video. Beberapa
contoh dari layanan informasi adalah : M – Commerce, GPS, News and weather,
Stock Information, Telematik Terminal, Jasa pelayanan internet, Informasi lalu
lintas terbaru, Layanan Keamanan.
b. Layanan
keamanan
adalah suatu yang sangat penting untuk menjaga agar suatu
data dalam jaringan tidak mudah terhapus atau hilang. Sistem dari keamanan ini
juga membantu untuk mengamankan jaringan tanpa menghalangi penggunaannya dan
menempatkan antisipasi ketika jaringan berhasil ditembus. Contoh: Emergency
Rescue with 911, Car Location Tracing (Thief-proof).
c. Layanan
Context – Aware – Event Base
Context Aware atau context-awareness mengacu kepada
kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan
parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta
memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks
yang dapat digunakan antara lain lokasi user, data dasar user, berbagai
preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user. Contoh:
Vehicle Diagnostic Service, Car Insurance based on driving statistic.
d. Layanan
Perbaikan Sumber
Layanan perbaikan sumber yang dimaksud adalah layanan
perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). SDM telematika adalah orang yang
melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan
informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan
pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umumnya.
Konsep pengembangan sumber daya manusia di bidang telematika ditujukan untuk
meningkatkan kualitas, kuantitas dan pendayagunaan SDM telematika dengan tujuan
untuk mengatasi kesenjangan digital, kesenjangan informasi dan meningkatkan
kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi
secara efektif dan optimal. Contoh: Yellow Pages Service.

0 Comments